Deteksi Siklus Menstruasi dengan Femometer Digital dan Kenali Penyebab Menstruasi Tidak Teratur

Selama ini cara paling umum untuk mengetahui masa subur dan siklus menstruasi adalah dengan penghitungan kalender. Metode semacam ini memiliki kemungkinan berubah tergantung pada kondisi tubuh seorang wanita. Untuk mendapatkan hasil akurat, Anda bisa menggunakan Ovutest Femometer Digital

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, mengetahui siklus menstruasi dapat dilakukan dengan mudah. Anda bisa mendapatkan informasi siklus menstruasi melalui smartphone. Seperti halnya Femometer yang aplikasinya dapat diunduh secara gratis melalui AppStore maupun PlayStore. 

Buku Harian Siklus Menstruasi Pada Femometer Digital

Ovutest Femometer sebenarnya bukan hanya berguna untuk perempuan yang sedang merencanakan program kehamilan. Namun, juga ditujukan untuk perempuan secara umum. Sebab, Anda dapat menggunakan femometer untuk mengetahui siklus menstruasi.

Sebab itulah, femometer bisa jadi pilihan pas untuk Anda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Selain itu, pengguna femometer dapat mendeteksi kesehatan melalui warna darah ketika menstruasi. Lebih jauh, Anda dapat memasukkan beberapa informasi tambahan seperti gaya hidup, berat badan, hingga tinggi badan untuk mengetahui perubahan berat badan Anda. Dengan kata lain, Anda dapat mendeteksi apakah Anda memiliki berat badan ideal atau justru kegemukan.

Faktor-faktor yang Memengaruhi Masa Subur dan Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi dan masa subur sangat rentan mengalami perubahan. Hal ini tidak terlepas dari adanya beberapa faktor yang memengaruhinya. Nah, selain mendeteksi siklus menstruasi dan masa subur dengan femometer, Anda pun harus mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan siklus menstruasi terganggu.

  1. Stres

Kondisi stress memiliki dampak yang cukup serius. Selain merusak suasana hati dan mengganggu pola tidur, stres berlebih juga berpengaruh pada siklus menstruasi seorang wanita. Ketika Anda berada dalam kondisi stres, siklus menstruasi bisa tidak teratur.

  1. Faktor biologis

Faktor biologis juga bisa memengaruhi siklus menstruasi. Faktor biologis pula yang membuat seorang wanita terlambat mendapatkan menstruasi pertamanya. Selain itu, penebalan polip di dinding uterus dan hormon yang tidak seimbang dapat mengganggu siklus menstruasi, sehingga periodenya pun tidak menentu.

  1. Berat badan tidak normal

Selain stres dan faktor biologis, ketidakteraturan siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh berat badan yang tidak normal. Hal ini biasanya terjadi pada seseorang yang memiliki berat badan di bawah normal, seperti penderita gangguan makan anoreksia nervosa. Disamping itu, olahraga secara berlebih yang dilakukan selama diet juga akan mempengaruhi siklus menstruasi Anda.

Seseorang dengan berat badan berlebih pun dapat mengalami gangguan siklus menstruasi. Terlebih untuk Anda yang mengalami kenaikan dan penurunan berat badan secara drastis. Hal ini disebabkan produksi hormon esterogen yang tidak stabil.

Setelah mengetahui faktor apa saja yang mengganggu siklus menstruasi, Anda bisa menghindarinya agar siklus bulanan bisa lebih teratur. Jangan lupa untuk mengeceknya dengan femometer digital juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *